beritapersahabatan.blogspot.com.Jakarta: Mahfud MD membantah klaim kemenangan Jokowi-JK. Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta ini menuding unggulnya perolehan Jokowi-JK tidak valid karena hanya didasarkan hasil hitung cepat dua lembaga survei. Sedangkan keunggulan Prabowo-Hatta didukung tiga lembaga survey.
"Secara sepihak Jokowi-kalla sudah klaim 5 persen yang didasarkan quick count dua lembaga survei," ujar Mahfuddi di markas quick count Pasangan Prabowo-Hatta di Jl Kartanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, (9/7/2014) siang.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, mengaku berdasarkan hasil hitung cepat, pihak Prabowo-Hatta yang sejatinya lebih unggul. Ada tiga hasil hitung cepat yang dijadikan patokan sehingga diyakini lebih valid.
"Menurut lembaga survei kami bahwa kemenangan ada di pihak kami. Tiga lembaga survei yang sampai saat ini diumumkan, Puskaptis, LSN dan JSI kita dinyatakan menang," imbuhnya.
Meski demikian, Mahfud mengatakan proses hitung cepat masih terus berlangsung. Mahfud mengatakan proses adu hitung cepat termasuk bagian dari perang cyber.
"Perhitungan terus berproses. Ini bagian dari perang cyber," tegasnya.
Dengan demikian ia menghimbau kepada pendukung Prabowo-Hatta agar terus meyakin bahwa kemenangan masih dipegang oleh pasangan yang didukung oleh koalisi merah putih. Ia juga meminta agar pendukung menjaga setiap suara yang telah diperoleh
"Masyarakat pendukung Prabowo-Hatta agar terus meyakini menang. Saya berharap suara-suara yang sedang dihitung diproses dokumentasi sebaik-baiknya," pinta Mahfud.

